Monday , February 19 2024
Home / Daerah / K A M P A R / Belasan Siswa SMAN 1 Kampar Kesurupan, Siswa Diliburkan Hingga Jum’at Besok
Suasana saat kesurupan belasan siswa SMAN Air Tiris, Kamis (28/9/2017) pagi.

Belasan Siswa SMAN 1 Kampar Kesurupan, Siswa Diliburkan Hingga Jum’at Besok

KAMPAR, BerkasRiau.com – Belasan siswa SMAN 1 Air Tiris, Kabupaten Kampar, Kamis (28/9/2017) pagi tiba-tiba mengalami kesurupan. Akibatnya ratusan siswa dipulangkan untuk menghindari menyebarnya kesurupan di kalangan siswa. Bahkan pihak sekolah meliburkan siswanya hingga Jum’at (29/9/2017) besok.

Berdasarkan informasi, ratusan siswa menjadi panik ketika salah satu siswa mengalami kesurupan saat membaca Al Qur’an bersama di halaman sekolah.

Menurut Kepala SMAN 1 Air Tiris, M Nasir, peristiwa kesurupan telah terjadi sejak Rabu (27/9/2017) sore. Tiga orang siswi terkena gejala ini. Atas kejadian Rabu sore maka pihak sekolah memutuskan membaca Al Qur’an bersama di halaman sekolah pada Kamis pagi sebelum jam belajar dimulai.

“Mulai kejadian saat siswa membaca Qur’an surat Al-Baqarah sekitar dua puluh menit yang dibimbing Ustad Harison. Pertama yang kena satu orang, kemudian menular ke yang lain, terus berlanjut sampai belasan oranglah,” kata Nasir.

Melihat kejadian ini beberapa siswa makin histeris dan pegawai kantor Camat Kampar dan anggota Koramil serta masyarakat mulai berdatangan.

Pihak sekolah lalu melakukan upaya menenangkan situasi dan terakhir mendatangkan orang pintar. “Sampai jam 11.30 WIB sudah clear. Siswa yang kena ini ada yang diantar pulang dan ada yang dijemput keluarga,” terang Nasir.

Agar kesurupan tidak menyebar maka seluruh siswa dipulangkan lebih cepat. Untuk mengantisipasi agar kejadian serupa tidak terulang maka seluruh siswa diliburkan dari kegiatan belajar hingga Jum’at (29/9/2017) besok dan siswa kembali masuk sekolah hari Senin (2/10/2017).

“Karena kita sekolah hanya lima hari sampai Jum’at dan besok hari terakhir sekolah. Untuk sementara mengantisipasi kejadian serupa, berdasarkan rapat tadi, kita minta tenaga lebih ahli di bidang ini tetap berusaha agar situasi kembali normal,” katanya. (Syailan Yusuf).

print