Sunday , February 18 2024
Home / Hukrim / Tidak Kunjung Tuntas, Manager KSP Maju Bersama Meradang, Ada Apa?

Tidak Kunjung Tuntas, Manager KSP Maju Bersama Meradang, Ada Apa?

TAPUNGHULU, BerkasRiau.com – Kerugian diduga akibat penipuan yang dialami sejumlah nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Maju Bersama Desa Kasikan Kecamatan Tapunghulu Kabupaten Kampar tidak kunjung selesai.

Informasi yang dihimpun berkasriau.com dari salah seorang nasabah Harlen Nadapdap Jumat siang (25/8/17) sekira pukul 10:30 wib menyebutkan, belum ada tindakan dari pihak perusahaan KSP Maju Bersama untuk menyelesaikan kerugian yang dialaminya.

“Sudah ada sekitar 5 bulan tetapi tidak ada penyelesaian dari pihak maju bersama, saat kami (nasabah) datang lagi kantor Koperasi itu minggu lalu, tidak ada tindakan pasti untuk penyelesaian, pihak Koperasi hanya minta kami bersabar saja, manager koperasi Ridwan Togatorop juga saat itu ada dikantor tapi dia hanya diam saja tanpa ada bicara apa apa, kami hanya disambut oleh petugas bawahan saja yang  saat itu berada dikantor ” ungkap harlen.

Serperti diwartakan sebelumnya, Harlen mengungkapkan dirinya telah tercatat sebagai nasabah dengan pinjaman sebesar Rp 17.000.000 rupiah di koperasi maju bersama Kasikan.

Menurutnya, pinjaman tersebut tidak pernah ia ketahui dan tidak pernah dilakukan, harlen menduga pihak koperasai maju bersama telah melakukan pinjaman fiktif kepadanya yang mengakibatkan dirinya merasa dirugikan.

Manager KSP Maju Bersama Ridwan Togatorop ketika dikomfirmasi berkasriau.com melalui selulernya meradang.

Menurut Ridwan para nasabah tidak dirugikan oleh koperasi, namun kerugian yang dialami para nasabah tersebut merupakan perbuatan oleh oknum petugas perusahaan Koperasi Maju Bersama.

Tambahnya, para nasabah harus bersabar hingga oknum tersebut dapat ditemukan dan ditangkap.

“Tidak ada perusahaan merugikan nasabah, tetapi oknum perusahaan lah yang berbuat, bapak kenapa ngurusi itu, nasabah bersabarlah sampai oknum pelaku ditangkap, dan bapak juga kalau mau silahkan tangkap oknum pelaku itu ” katanya kepada Wartawan meradang. (Anar).

print