Thursday , February 22 2024
Home / Hukrim / PH Azwar Chesputra Desak Polda Riau Tuntaskan Perkara Galop Tulop
Zulhadi Awalliby, SH., bersama Kliennya Azwar Chesputra usai melaporkan akun Galop Tulop ke Polda Riau, Kamis (22/9/16).

PH Azwar Chesputra Desak Polda Riau Tuntaskan Perkara Galop Tulop

PEKANBARU (BerkasRiau.com) – Terkait lambannya penanganan laporan dugaan pencemaran nama baik Azwar Chesputra oleh sebuah akun face book atas nama Galop Tulop di Polda Riau, Penasihat Hukum pelapor mendesak agar perkara tersebut segera di tuntaskan.

Demikian diungkapkan Zulhadi Awaliby, Penasihat Hukum Azwar Chesputra beberapa waktu yang lalu kepada BerkasRiau.com via seluler.

“Kita mendesak agar Polda Riau serius dalam menindaklanjuti laporan Klien kami, jangan diabaikan begitu saja,” ujar alumni Universitas Andalas tersebut.

Ditambah Zulhadi, hingga saat ini pihaknya belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) yang merupakan hak bagi pelapor. Hal ini menjamin akuntabilitas dan transparansi penyelidikan /penyidikan, penyidik wajib memberikan SP2HP kepada pihak pelapor baik diminta atau tidak diminta secara berkala.

Dikatakan Zulhadi, akun face book Galop Tulop tersebut telah dilaporkan ke Polda Riau pada hari Kamis (22/9/2016) atas dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (3) UU ITE yang menyatakan:

“Setiap Orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik”.

“Akun face book Galop Tulop telah menuding Klien saya menerima mahar politik sebesar Rp. 500 juta. Ini jelas telah mencemarkan nama baik Klien saya selaku politisi nasional. Ini mesti dibersihkan,” pungkas advokat yang akrab dipanggil Adi tersebut. (dt).

print