Saturday , February 17 2024
Home / Daerah / K A M P A R / Sosialisasikan Empat Pilar MPR Ke Masyarakat Tapung, Idris Laena Sisipkan Nilai Kebangsaan Melalui Wayang
Tengah Ir. HM. Idris Laena foto bersama dengan ketua PWI Kampar, Aprizal SE, batik hitam sebelah kanan, dan Defrizal, SH Pimpinan BerkasRiau.com kemjah putih di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Tapung Raya.

Sosialisasikan Empat Pilar MPR Ke Masyarakat Tapung, Idris Laena Sisipkan Nilai Kebangsaan Melalui Wayang

BANGKINANG (BerkasRiau.com) – Anggota DPR/MPR RI asal Provinsi Riau, Ir HM Idris Laena, melakukan sosialisasikan empat pilar berbangsa, dan bernegara. Kali ini, sosialisasi itu dilakukan oleh wakil rakyat dari pusat itu kepada masyarakat Desa Makmur, Kecamatan Tapung Raya.

Kegiatan sosialisasi yang diselenggarakan di halaman kantor Desa Makmur, Jumat (21/10/2016) malam kemaren dihadiri oleh ratusan masyarakat berbagai unsur. Yang terlihat hadir kala itu, polsek Tapung Raya, Kepala Desa, Kepala Dusun, dan sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemuda.

Ketika berbicara selaku ketua badan anggaran MPR, Idris Laena menyebutkan, kegiatan ini bertujuan untuk hal-hal berkaitan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Tentu memberi pemahaman kehidupan berbangsa di NKRI.

“Di MPR itu ada empat perlengkapan, yang pertama ada badan sosialisasi yang bertugas mensosialisasikan undang-undang dasar 1945 serta nilai-nilai kebangsaan kita,” katanya.

Yang kedua, masih sambung Idris Laena, di MPR juga ada badan kajian yang bertugas mengkaji tentang nilai – nilai tentang system ke tata negaraan kita. “Seperti tentang GBH, itu sangat perlu dibahas, apakah masih diperlukan atau tidak, ternyata dari tahun-ketahun nilai kebangsaan ini semakin meningkat, dulu kita hanya kepada aparatur pemerintah, seperti gubernur, bupati, wali kota, camat, lurah,” terang politisi golkar dapil Riau itu.

Idris juga mengakui saat ini MPR sedang berpikir bagai mana menyimpulkan pesan dari masyarakat itu supaya sampai, dengan berbagai metode, nah dengan metode wayang seperti ini lah kita menyelipkan nilai-nilai kebangsaan,” tandas Idris.(def)

Editor : 

print